You are currently viewing Pemilihan Ketua BUMDesa Agen Laku Pandai BJB Kab. Garut

Pemilihan Ketua BUMDesa Agen Laku Pandai BJB Kab. Garut

  • Post author:
  • Post category:Kegiatan

Dalam rangka halal bihalal Bumdesa Kab. Garut yang diprakarsai oleh DPMD Kab. Garut di Desa Wisata Ciburial Desa Sukalaksana Kec. Samarang Jum’at 20 Mei 2022 dibentuklah kepengurusan BUMDesa Laku Pandai se-Kabupaten Garut atas inisiatif anggota DPMD dan Ketua Bumdesa dari 41 Kecamatan di Garut.

Dengan berkumpulnya 45 Bumdesa dari 41 Kecamatan maka dilaksanakanlah pemilihan Ketua Bumdesa Laku Pandai Kabupaten Garut yang dipimpin oleh Bapak Asep Ajay selaku JF Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Pemdes DPMD Kabupaten Garut.

Dalam acara pemilihan ini, terpilihlah ketua dengan jumlah terbanyak adalah Sdr. Budi M. Azzam (Budi Zorro) dari Bumdesa Hegar Hegarmanah Kec. Bayongbong, Sekretaris Sdr. Irfan M. Fauzi dari Bumdesa Cibiuk Kaler Mandiri, dan Bendahara Sdri. Sylva Jaya dari Bumdesa Berkah Abadi Sindangsari Kec. Leuwigoong. Selain itu, untuk mengkoordinir Bumdesa di Garut dibentuklah masing – masing Koordinator untuk tiga wilayah di Garut. Untuk Garut utara oleh Sdr. Heri dari Bumdesa Mandiri Desa Cisitu Malangbong, Garut tengah oleh Sdr. Yodih Bumdesa Suci Kec. Karangpawitan dan Garut Selatan oleh Sdr. Nono dari Bumdesa Jati Mulya Kec. Pamengpeuk.

Dengan adanya kepengurusan BUMDesa di Kabupaten Garut ini diharapkan menjadi titik kemajuan untuk semua Bumdesa yang ada di 41 Kecamatan di Garut ini. Karena dengan adanya Organisasi ini bisa mendapatkan informasi-informasi mengenai Bumdesa satu sama lain. Hal ini sangatlah penting karena bisa jadi pusat informasi yang selama ini sulit diperoleh oleh Bumdesa. Selain menjadi pusat informasi tentang Bumdesa dengan terbentuknya Kepengurusan ini sekaligus menjadi mitra kerja dari Tim Ngumbara Lembur Kabupaten Garut.

Rahmat Hadi (Ketua Tim Ngumbara Lembur Kabupaten Garut)

Kepengurusan ini juga menjadi gerbang kemajuan untuk semua Bumdesa di Garut karena menjadi tempat sharing untuk menggali potensi – potensi yang ada. Selain itu, kepengurusan ini juga membuka pintu untuk Bumdesa yang ada di Garut untuk menyelesaikan persoalan legalitas hukum tanpa biaya sepeserpun.